Ingin Memulai Karir Professional? Hindari Kesalahan Umum Fresh Graduate Berikut

Ingin Memulai Karir Professional? Hindari Kesalahan Umum Fresh Graduate Berikut

  • Post author:
  • Post category:Tips

Fresh Graduate merupakan istilah umum kepada seorang mahasiswa yang baru saja menyelesaikan tingkat pendidikan kuliahnya. Setelah menjalani masa perkuliahan selama beberapa tahun dan melewati wisuda, maka selanjutnya kamu harus menjalani kehidupan baru. Entah dengan memulai usaha atau menjadi seorang profesional.

Jika kamu ingin memulai karir dengan bekerja di sebuah perusahaan, maka ada baiknya kamu mengetahui beberapa kesalahan umum yang kerap dilakukan oleh Fresh Graduate. Tentunya ini agar kamu tidak melakukan dan mengulangi hal yang sama.

Fresh Graduate

Berikut adalah beberapa kesalahan umum lulusan baru atau fresh graduate yang sebaiknya kamu hindari.

1. Tidak Memiliki Rencana Setelah Lulus

Hingga saat ini masih banyak mahasiswa yang menjalankan masa kuliahnya hanya sekedar datang dan mengerjakan tugas saja. Padahal, selama masa perkuliahan, kamu sudah harus mulai memikirkan tujuan kamu kedepannya. Terutama apabila sudah memasuki semester akhir perkuliahan.

Penting untuk memikirkan dan merencanakan apa yang akan kamu lakukan setelah kamu lulus. Apakah kamu akan menjadi membangun bisnis atau membangun karir professional. Misalnya kamu ingin membangun karir, maka kamu juga harus memikirkan bidang apa yang akan kamu pilih. Kemudian, perhatikan juga kemampuan atau skill apa yang harus kamu miliki untuk meraih tujuan tersebut.

Jika kamu sudah memiliki rencana tersebut, maka setelah lulus kuliah kamu akan lebih mudah meraih apa yang kamu rencanakan. Selain itu, tentunya kamu tidak kebingungan dan berakhir menganggur tanpa ada rencana.

2. Asal Mencari Pekerjaan

Kebanyakan mahasiswa yang baru lulus, memiliki pemikiran untuk asal mendapatkan pekerjaan apa saja, yang penting bekerja dan tidak menganggur. Apakah ini salah? Tergantung.

Apabila kamu sebelumnya telah memiliki tujuan karir, maka tentunya kamu tidak disarankan untuk mengambil pekerjaan pertama secara asal. Sehingga disarankan untuk mengambil jenis pekerjaan yang satu linier atau sejalur dan bisa mendukung kamu ke arah tujuan karir.

Namun, tentunya tidak ada larangan jika kamu memang memiliki ketertarikan pada bidang karir di luar dari pembelajaran kamu saat kuliah. Namun, pastikan kamu juga sudah mempertimbangkan segala sesuatunya ya.

3. Membuat Resume atau CV Seadanya

Mayoritas dari fresh graduate biasanya belum memiliki pengalaman kerja. Meskipun demikian, tentu saja dalam membangun CV atau Curriculum Vitae yang digunakan untuk melamar pekerjaan tidak boleh dibuat sembarang.

Dalam proses melamar pekerjaan, CV dapat dikatakan sebagai jalan pembuka kamu. Jadi, penting halnya untuk memaksimalkan setiap poin yang ada. Sebagai fresh graduate, kamu bisa memaksimalkan pengalaman organisasi, kegiatan apa yang pernah diikuti, kemampuan teknis atau non teknis, dan lainnya.

Selain itu, agar CV menjadi lebih menarik, kamu bisa menggunakan beragam template pada halaman CV online gratis yang banyak bertebaran di internet. Kamu hanya perlu mengedit beberapa point dari template itu saja.

4. Memiliki Sifat Idealis

Idealis merupakan sifat paling umum yang sering melekat pada lulusan baru. Tentu saja menjadi idealis bukan selalu menjadi hal yang buruk. Namun, tentunya ada beberapa kondisi dalam bekerja yang mengharuskan kamu untuk bisa menyesuaikan diri atau beradaptasi.

Baik dalam proses mencari kerja, terkadang kamu harus menjadi lebih realistis terhadap realita di lapangan. Memang tentu saja kita sebagai lulusan baru ingin langsung bekerja pada perusahaan incaran yang sudah stabil dan terkenal memiliki standar gaji tinggi.

Namun, kembali lagi melihat kondisi saat itu. Kamu bukan satu-satunya orang yang melamar pada perusahaan itu dan saingan kamu belum tentu fresh graduate juga, melainkan bisa jadi orang dengan pengalaman beberapa tahun.

Jadi, jika kamu belum dapat masuk ke dalam perusahaan incaran pada pekerjaan pertama kamu, tidak perlu sedih. Kamu bisa mencoba untuk lebih menggali potensi pada perusahaan lainnya. Yang terpenting, kamu dapat meningkatkan skill kamu sebagai seorang fresh graduate.

Sumber: https://teknolagi.id/