You are currently viewing Membuat Konstruksi Septic Tank Sesuai SNI, Berikut Langkah-Langkahnya

Membuat Konstruksi Septic Tank Sesuai SNI, Berikut Langkah-Langkahnya

  • Post author:
  • Post category:Rumah

Membangun Septic Tank sebagai salah satu bagian pembangunan rumah merupakan hal yang penting. Septic Tank berguna untuk mengatur pembuangan air limbah dalam rumah. Namun ternyata konstruksi Septic Tank juga mempunyai standar yang ditetapkan SNI. Maka dari itu, berikut ini langkah-langkah pembuatan Septic Tank sesuai dengan SNI:

 

1. Pilih Septic Tank yang Sudah Terstandarisasi 

Untuk menyesuaikan konstruksi Septic Tank dengan standar yang diterapkan SNI, tentu harus dimulai dengan Septic Tank ber-SNI. Septic Tank yang sudah lolos SNI berarti memiliki material sesuai kriteria. Septic Tank ini sudah disesuaikan dengan kebutuhan pengguna serta kebutuhan lingkungan.

Rekomendasi Septic Tank ber-SNI adalah Septic Tank Biotech. Septic Tank Biotech sudah dijamin ramah lingkungan serta telah disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Ketahui lebih banyak tentang Septic Tank Biotech di https://www.biotechno.co.id/septic-tank-bio/.

2. Gali Tanah untuk Septic Tank

Selanjutnya adalah melakukan penggalian tanah Septic Tank dan Pembuangannya. Penggalian tanah pun harus sesuai dengan standar yang ditetapkan SNI. Lakukan penggalian tanah sesuai dengan ukuran Septic Tank yang digunakan. Beri jarak sekitar setengah meter dengan tanah bagian atas.

Penggalian tanah juga harus dilakukan dengan pengaturan jarak. Septic Tank tidak boleh terlalu dekat dengan sumber air. Jarak Septic Tank dengan pembuangan pun harus diatur. Jarak aman yang bisa digunakan adalah 80-100 cm.

septic tank

3. Bangun Dinding Sekat Septic Tank

Di antara Septic Tank dan sumur pembuangan harus dibangun tembok penyekat. Tembok penyekat dibangun sebelum Septic Tank dimasukkan ke dalam lubang. Inilah mengapa antara Septic Tank dan sumur harus diberikan jarak yang cukup.

Dinding penyekat haruslah tebal dan kokoh untuk menghindari kebocoran. Bahan yang digunakan adalah batako ataupun beton. Ketebalan yang diperlukan adalah sekitar setengah meter. Jangan lupa memberikan lubang untuk memasukkan pipa saluran pembuangan.

4. Atur Pipa Pembuangan

Tahapan konstruksi septic tank ini dimulai dengan memilih bahan pipa untuk saluran pembuangan. Pipa ini nantinya akan menghubungkan saluran pembuangan Septic Tank dan sumur pembuangan. Ukuran pipa yang digunakan bisa diatur sejak awal untuk disesuaikan dengan lubang pembuangan yang dibuat di dinding sekat.

Karena pipa ini nantinya akan berurusan langsung dengan air limbah, maka tentu bahan yang digunakan haruslah bahan yang kuat. Material pipa bisa berupa PVC ataupun baja yang bisa menahan korosi dan anti karat.

5. Bangun Dinding Bawah dan Penutup Septic Tank

Selain membuat dinding sekat, dinding bawah Septic Tank juga harus diperhatikan. Bahan yang digunakan sebaiknya bahan yang sama atau bahkan lebih kuat daripada bahan dinding sekat. Hal ini ditujukan untuk menghindari Septic Tank bocor dan jebol.

Membangun penutup juga penting. Penutup bisa dibuat dengan melakukan pengecoran. Jika bagian atas Septic Tank akan digunakan seperti carport, penutup harus dibuat dengan cor bertulang agar lebih kokoh.

6. Finishing

Setelah semua tahap di atas selesai, barulah masuk pada tahap finishing. Tahap Finishing dilakukan setelah semua dinding Septic Tank mengering dan Septic Tank telah dimasukkan. Tahapan finishing yang perlu dilakukan berupa pembuatan lubang udara Septic Tank.

Lubang udara yang dibutuhkan hanya berupa ventilasi berukuran kecil. Lubang udara bisa dibuat pada dinding Septic Tank. Setelahnya lubang udara bisa dipasangi pipa PVC sebagai saluran keluar masuk udara ke dalam Septic Tank.

 

Tidak sulit bukan untuk mengikuti langkah-langkah membuat Septic Tank di atas. Dengan memperhatikan beberapa poin penting dalam konstruksi Septic Tank, akan didapatkan Septic Tank sesuai dengan SNI. Dengan begitu, pengolahan air limbah lebih terjamin kelancarannya.